|
Kami menerima kiriman artikel atau berita dari: - semua lembaga di bawah naungan Yayasan Arwaniyyah
- Pengajar, Pengurus, Santri, Siswa dan Alumni dari semua lembaga di bawah naungan Yayasan Arwaniyyah dengan mencantumkan data diri
Tulisan dikirim ke arwaniyyah.com atau kantor Yayasan Arwaniyyah. Untuk berita mohon dilampirkan photonya. |
|
|
|
|
|
|
|
| |
Halaman Utama |
 |
|
Ditulis oleh arwaniyyah
|
|
A. Indikator Saat Ibadah Haji
|
Motivasi atau niat Ibadah Haji, ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
Proses pelaksanaan sesuai dengan contoh ibadah Rasulullah saw. dimana syarat, rukun wajib (bahkan sunat) ibadah tersebut terpenuhi.
Biaya untuk ibadah tersebut diperoleh dengan cara yang halal.
Dampak dari ibadah haji positif bagi pelakunya, yaitu adanya perubahan kualitas perilaku ke arah yang lebih baik dan lebih terpuji.
|
|
|
Tinggal menggantang waktu, tanah suci yang biasanya lengang akan sesak oleh lautan manusia. Mereka adalah para tamu Allah (dluyuf al-Rahman) yang dipanggil untuk menyempurnakan pilar keislamannya dengan berhaji. Mereka datang dari seluruh penjuru dunia. Mereka berpadu secara egaliter tanpa diskriminasi status sosial, derajat, pangkat, suku bangsa, warna kulit, maupun aliran. Semua datang hanya dengan satu harapan dan tujuan, yaitu meraih haji mabrur yang diridlai oleh Allah. Hajiluna Ada kecenderungan positif menyangkut kuantitas jamaah haji, khususnya Indonesia . Barangkali analisis dini dan tentunya kurang bisa dipertanggungjawabkan pun muncul. Pertama, mengindikasikan peningkatan kesejahteraan ekonomi umat Islam. Kedua, mengindikasikan semakin tingginya kesadaran umat Islam untuk menjalankan agamanya secara total. Analisis dini ini tampaknya memang benar-benar tak bisa dipertanggungjawabkan validitasnya. Tengok saja umat Islam yang ada di kota besar maupun pedesaan, tidak sedikit yang hidup dalam belitan ekonomi dan persoalan fundamental lainnya. |
|
|
Ditulis oleh H. Misbahuddin Nashan
|
 Haji merupakan rukun Islam yang kelima. Dan Allah Swt. mewajibkannya kepada setiap Muslim untuk menunaikan Ibadah Haji ke tanah suci (Makkah al-Mukarromah) bagi mereka yang mampu (baik jasmani, rohani maupun materi) untuk melaksanakannya. Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 97 : ولله على الناس حج البيت من الستطاع اليه سبيلا
Artinya: Diwajibkan haji atas manusia yang telah mampu menempuh perjalanan haji.Syahdan, sebelum haji dikenal oleh manusia di bumi, Nabi Adam AS. selalu melakukan Thowaf di ‘Arasy yang posisinya tepat di atas Ka’bah saat ini. Setelah Adam AS. diturunkan ke Bumi, dengan bantuan Malaikat Jibril, Adam ditunjukkan agar membuat bangunan untuk tempat Thowaf yang sekarang ini menjadi lokasi bangunan Ka’bah. Adam melakukan thowaf di Ka’bah bersama para pengikutnya. |
|
|
Ditulis oleh arwaniyyah
|
|
Malam Kemuliaan atau Lailatul Qadar merupakan malam agung yang sarat keutamaan. Malam ini termasuk keistimewaan yang diberikan kepada umat Nabi Mauhammad SAW. Tidak benar pendapat yang mengatakan bahwa malam itu hanya terjadi sekali dan sudah berakhir saat wahyu diturunkan. Menurut sebagian ulama, malam itu terus ada dan berlangsung hingga saat ini dan bahkan sampai Hari Kiamat. Lalu timbul pertanyaan: apakah malam itu datang hanya di bulan Ramadhan dan tidak di bulan-bulan lain ? jawabnya, Lailatul Qadar adalah pengkhususan bagi umat Nabi Muhammad SAW. 'Atha' meriwayatkan dari Ibn 'Abbas bahwa Rosulullah SAW diberitahu tentang seseorang dari Bani Israel yang memikul senjata di pundaknya saat berperang di jalan Alloh dan diganjar dengan pahala seribu bulan. Rosulullah SAW terkagum-kagum seraya memohon keutamaan serupa bagi umatnya. Beliau berkata, " Wahai Tuhanku, jadikanlah umatku umat yang sedikit bekerja tetapi mendapat pahala berlimpah." Allah kemudian menjadikan Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan yang pahalanya sama dengan seorang dari Bani Israel yang memanggul senjata di jalan Allah." Bagimu dan umatmu hingga Hari Kiamat." Menurut para pakar sejarah,orang-orang yang terdahulu tidak akan disebut sebagai hamba Tuhan sampai ia beribadah kepada Allah selama seribu bulan. Allah lalu memberika Lailatul Qadar kepada Nabi SAW. Jika mereka menghidupkan malam itu dengan ibadah, maka mereka lebih berhak mendapat sebutan hamba yang salih ketimbang seluruh hamba-Nya yang lain. |
|
| | << Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 6 dari 36 | |
|
|
|
|
|
|
Random Quran |
|
| | ثُمَّ لَقَطَعْنَا
مِنْهُ الْوَتِينَ | 69.
46. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
|
|
Buku Tamu Terbaru |
Jadzil kalau mau bertanya mengenai masalah hukum, harus lewat mana? terima kasih. mahasin kang kula pengen pesen kitab tambihul ghofilin ingkang terjemahan jawi,, kula teng jogja,, enten toko seng teng riko mboten?? fasih Assalamu alaikum saya sekeluarga ingin anak saya mondok di pondok tahfidz putri anak-anak, bagaimana prosedur, kapan dibuka pendaftaran, apa pa NUR tolong donk galeri fotonya diganti yang terbaru dan lebih banyak lagi |
|
| |
| |
| |
|